Fresh Graduated
02, November 2018
Ketika semua beban study di pundak hilang dan kemudian mulai
berfikir bagaimana menjalani masa depan yang lebih baik dan baik dan baik dan
yang terbaik.
Dengan Egoisme yang tinggi..
Ingin bekerja di perusahaan yang bagus.
Gajinya diatas rata-rata.
Kerja nya nyantai.
Mau langsung punya anak buah.
Mau punya atasan yang baik.
Mau punya temen temen kerja ya baik, dan care.
Hal yang wajar yang di pikirkan oleh mahasiswa 21-23thn (mungkin
lebih) yang baru saja menyelesaikan
study nya.
Apply ke semua perusahaan yang bagus, yang sesuai keinginan.
1-2 bulan tetap tidak ada perubahan (tidak ada panggilan)
Bulan ke-3, mencoba tetap berfikir positive.
Mungkin belum butuh bulan ini (jadi tunggu aja).
Mungkin nunggu akhir bulan kali ya pemanggilannya.
Mungkin nunggu awal bulan kali ya pemanggilannya.
Mungkin..
Mungkin..
Sampai merasa bosan sendiri, karena menganggur.
Ditambah, banyak teman yang sudah mulai menikah.
Banyak teman yang ngajak main.
Banyak teman yang ngajak makan.
Terfikir, “tidak enak minta uang sama orang tua terus”,
Dan pasti orang tua pun berharap kita untuk cepat dapat pekerjaan.
Beban semakin berat..
Dan pada akhirnya..
Mulai berfikir……..
"yaudah lah apply di perusahaan mana aja yang penting dapet
kerja, orang tua seneng"
dan akhirnya, dilakukan...
Seperti itulah jalan takdir beberapa remaja yang baru saja
menyelesaikan study nya di Indonesia saat ini.
Tidak melihat latar belakang study,
Dilihat dari seberapa sanggupnya mental kita menghadapi pekerjaan yang akan di hadapi kedepannya..
Dilihat dari seberapa sanggupnya mental kita menghadapi pekerjaan yang akan di hadapi kedepannya..
Persaingan yang ketat karena semakin banyak nya lulusan,
Kemudian..
Akhirnya mendapat pekerjaan yang tidak seperti ekspetasi di atas
tadi.
Dan..
Akhirnya, tau apa arti bekerja.
Dan sadar betapa sempurnanya keinginan dengan keEGOISAN yang
tinggi di awal tadi. Bahwa, tidak mungkin semua yang kita inginkan itu benar
benar terjadi.
Yang pada kenyataannya adalah ..
Kita tidak bisa seenaknya meminta gaji sesuai keinginan kita.
Kita tidak bisa memilih atasan yang enak.
Tidak bisa kerja santai, dan selalu dapat pressure dari atasan.
Dan siap jadi kacung di tahun pertama.
Ya, itulah kenyataannya.
Maka dari itu,
Seharusnya, kita pribadi harus tau kualitas diri kita dimana.
Apa yang kita senangi,
Apa yang membuat kita nyaman,
Dan saya percaya, pasti ada pekerjaan yang membuat kita nyaman. Karena
kita senang akan hal itu, melakukan tidak berdasarkan akan mendapat salary yang
besar. Melainkan melakukan ikhlas, karena kita senang.
WALAUPUN PEKERJAAN ITU BUKANLAH LATAR BELAKANG DARI STUDY KITA.
Dan percayalah bahwa logika akan keegoisme-an yang tinggi itu akan
kalah dengan apa yang bisa membuat hati tenang dan nyaman.
Komentar
Posting Komentar